“Berkontribusi untuk sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri untuk sesama”, merupakan nilai utama yang dipegang Andry. Nilai ini sejalan dengan visi dan misi Saab Shares, sehingga tahun 2018 Andry memutuskan menjadi keluarga Saab Shares. Momen-momen memfasilitasi kelas Kecerdasan Emosi untuk ibu-ibu adalah momen tak terlupakan bagi Andry. Ia melihat rasa ingin tahu dan keinginan belajar para ibu sangat besar. Hanya saja mereka belum banyak mendapatkan kesempatan belajar itu.
Sejak usia 16 tahun, Andry sudah menjadi pengusaha. Tahun 2018, ia mendirikan EQ World Indonesia yang berbasis di Singapura, dengan fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui pendekatan kecerdasan emosional (EQ). Quotes kesukaan adalah “We make a living by what we get. We make a life by what we give.” - Winston Churchill
Keinginan untuk berbagi ilmu agar dapat melihat orang lain lebih bahagia adalah hal yang memotivasi Emil untuk bergabung
di Saab Shares. la selalu menikmati ketika berbagi dan bermain bersama anak-anak di Saab Shares.
Sejak 2001 Emil menjadi seorang Distributor Direct Selling di Perusahaan Multinasional serta menjadi seorang profesional dalam bidang People Development diberbagai Lembaga pemerintahan dan swasta baik nasional maupun internasional.
Pada tahun 2018 Emil mendirikan EQ World Indonesia yang berbasis di Singapura. Quotes kesukaannya adalah
“Kita Wajib punya Harapan, tetapi Jangan Pernah Berharap.”
Sambutan hangat pertama kali dari Sabrina & Elena serta semua anak – anak di Rumah Belajar Saab Shares Jakarta pada akhir Desember 2016 merupakan momen yang tak pernah terlupakan. Dan hal itu menjadi titik awal munculnya keinginan untuk menjadi salah satu relawan di Saab Shares. Seiring waktu berjalan, kecintaan Suherny pada dunia anak – anak dan seni serta pengembangan diri, membuatnya tergerak untuk berkontribusi lebih besar.
Sehari-hari, Suherny bekerja sebagai General Manager Operational di salah satu perusahaan multinasional di Jakarta. Quote favoritnya adalah “It’s not how much we give, but how much love we put into giving.” -Mother Teresa-
Pertama kali bergabung di Saab Shares tahun 2017, Tantra menjadi relawan pengajar kelas bahasa Inggris. Pengalaman ini membuka mata dan memotivasinya untuk berkontribusi lebih. Momen paling mengharukan selama di Saab Shares bagi Tantra adalah ketika melakukan penggalangan dana melalui bisnisnya “Tgalley” untuk membantu Aby, salah satu penerima bantuan Saab Shares untuk operasi mata. Setelah operasi, kini Aby sudah bisa melihat.
Sehari-hari, Tantra bekerja sebagai pebisnis di bidang food and beverage. Sebagian keuntungan dari bisnisnya ini setiap bulan ia donasikan untuk anak-anak berpenyakit berat di Saab Shares. Selain itu, jebolan Master of Commercial Law Deakin University ini juga seorang Luxury Travel Reviewer. Beberapa penghargaan yang pernah didapatkannya adalah “Prestige 40 under 40 2020”, Pointsgeek “Travel Influencer of the Year” 2019, dan Jakarta Best Eats 2019 Panel of Judge. “Life is short, make it meaningful and impactful,” adalah quote favorit Tantra.
Kesamaan value yang dimiliki menjadi alasan dibalik keputusan Raymond untuk bergabung dalam gerakan perubahan yang dilakukan oleh Sabrina & Elena di Saab Shares. Dan salah satu momen yang tak bisa Raymond lupakan, ketika ia dipercayakan membantu Sabrina mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan sebagai salah satu prasyarat di Ernst & Young Social Entrepreuner 2018.
Sehari-hari, Raymond bekerja sebagai Creative Director di Chandor. Dan kini ia telah dipercayakan sebagai “Branding & Design Consultant” untuk menangani beberapa premium brand yang ada di Indonesia hingga ke Mancanegara. Tahun 2017, Raymond terpilih sebagai salah satu 100 desainer terbaik di Indonesia. Dan ia juga telah beberapa kali diundang untuk ikut serta sebagai speaker & Exhibition International Design di luar negeri. Hingga kini, beberapa karya Raymond telah mendapatkan recognition dari media International. Dan karya-karya desainnya telah masuk dalam prestigious graphic design, branding & packaging book inspiration di Asia, Eropa & USA. Quote favorit Raymond, “Think of giving not as a duty, but as a privilege.” -John D. Rockefeller Jr.
Bagi Devina, anak-anak Saab Shares berpotensi menjadi orang hebat. Hal itulah yang membuatnya tertarik bergabung di Saab Shares awal tahun 2018. Ia ingin turut ambil bagian dalam perjalanan hidup calon anak-anak hebat itu. Setiap berkunjung ke Rumah Belajar, anak-anak selalu berlari memeluknya. Ia juga bangga melihat perkembangan pendidikan dan karaker anak-anak. Hal-hal itulah yang membuat Devina bahagia.
Devina adalah pemilik design studio bernama “SEGEN Interior” yang bergerak di bidang design dan konstruksi. Atas prestasinya, ia pernah mendapatkan penghargaan sebagai “Future Leader Scholarship” dari LASALLE (2014) dan “Top 10 Hotel Lobby Design dari HBA Singapura” (2016). Quote kesukaan Devina adalah, “If God blesses you financially, don’t raise your standard of living, raise your standard of giving.”
Grace mulai menjadi relawan ketika Rumah Belajar Saab Shares pertama kali dibuka. Bagi Grace, menjadi keluarga Saab Shares bukan hanya untuk membantu orang lain, tetapi justru membantu dirinya untuk menjadi lebih baik. Saab Shares bukan hanya tempat belajar bagi murid dan orang tua murid, tetapi juga tempat belajar bagi Grace sendiri. Karena itulah ia merasa beruntung bisa bergabung di Saab Shares.
Suatu hari, dua orang murid bercerita kepada Grace bahwa, mereka patungan menggunakan uang jajannya untuk membeli nasi uduk untuk bapak yang menurut mereka butuh dibantu. Bagi Grace ini momen yang tak terlupakan. Hal ini jauh lebih membanggakan dari pada mereka mendapatkan prestasi di sekolah.
Grace adalah Founder of “Petisserie” dan seorang Play therapist. Grace sangat menyukai quote dari Budha, Quotes kesukaan adalah “ If you light a lamp for someone else it will also brighten your path.”