Bagi sebagian orang, rumah adalah tempat berlindung dan berkumpul bersama keluarga. Namun bagi Nenek Atira, rumah yang ia tempati selama bertahun-tahun telah mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga tidak lagi memberikan rasa aman.
Setiap kali hujan turun atau angin bertiup kencang, Nenek Atira selalu diliputi rasa khawatir. Kondisi bangunan yang rapuh membuat rumah tersebut berisiko membahayakan keselamatan penghuninya.
Nenek Atira tinggal bersama putrinya yang merupakan seorang ibu tunggal serta dua orang cucunya yang masih duduk di bangku SMP. Dengan keterbatasan ekonomi yang dimiliki, keluarga ini belum mampu melakukan perbaikan rumah secara mandiri.
Melihat kondisi tersebut, Saab Shares melalui program Bedah Rumah melakukan renovasi dan pembangunan kembali rumah Nenek Atira agar keluarga kecil ini dapat tinggal dengan lebih aman, nyaman, dan bermartabat.
Kini, rumah yang dahulu rapuh telah berubah menjadi tempat tinggal yang lebih layak huni. Bukan hanya menghadirkan perlindungan dari panas dan hujan, tetapi juga memberikan ketenangan bagi Nenek Atira dan keluarganya untuk menjalani kehidupan sehari-hari tanpa rasa cemas.